HOME


Kamu Harus Tahu Arah Trend Teknologi di Tahun 2022


Dalam beberapa dekade terakhir ini kita sudah menyaksikan perkembangan teknologi yang begitu pesat pertumbuhan nya. Sangat pesat sampai hampir mustahil bagi kita untuk hidup tanpa teknologi ini. Teknologi yang terus berkembang ini akan terus membawa era baru dan perubahan ke dalam hidup kita, kita  di haruskan untuk terus menambah pengetahuan kita tentang teknologi baru yang terus diciptakan ini.  Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas tentang beberapa trend teknologi yang sedang bertumbuh pesat dan kamu harus tau di tahun 2022 ini:

1.     AI (Artificial Intelligence) dan Machine Learning

Teknologi yang satu ini mungkin sudah sering terdengar oleh kita, baik dari film, buku maupun internet. Seperti yang kita ketahui tujuan dari dikembangkannya sebuah AI adalah untuk dimanfaatkan dalam sebuah sistem komputerisasi agar dapat berpikir selayaknya seorang manusia. Namun menurut John McCarthy, salah seorang ilmuan dari Stanford University menjelaskan, membuat sebuah mesin yang cerdas memiliki hubungan yang erat dengan membuat sebuah komputerisasi yang bisa berfikir layaknya manusia namun AI tidak bisa dibatasi hanya disitu saja.

Banyak dari kita berpikir bahwa AI dan Machine Learning adalah hal yang sama, namun nyatanya ini adalah 2 hal berbeda. Machine Learning lebih berfokus pada penggunaan data dan algoritma untuk dibuat bekerja menyerupai manusia untuk meningkatkan produktivitas dan akurasi. AI bisa dikembangkan untuk hal yang lebih luas lagi seperti bisa membantu manusia memecahkan masalah, mencari solusi dan juga berinteraksi dengan manusia secara dua arah.

2.     Internet of Things

Trend ini mungkin sering terdengar oleh kita, Internet of Things bertujuan untuk menghubungkan objek atau perangkat apa saja ke jaringan internet dengan memanfaatkan sensor dan chips. Dengan kata lain Internet of Things adalah sebuah jaringan raksasa yang menghubungkan semua perangkat di dunia ini lalu mengumpulkan data dari masing masing perangkat dan dibagikan kembali kepada pengguna. Internet of Things memiliki hubungan erat dengan Machine to Machine atau M2M dimana semua perangkat dapat berkomunikasi dengan satu sama lain.

Internet of Thing juga memiliki hubungan yang sangat erat dengan AI dan Machine learning dimana mereka di implementasikan ke dalam sebuah perangkat dan membuat perangkat tersebut dapat berpikir dan berperilaku layaknya seorang manusia. Dalam Internet of Things semua barang disulap menjadi mesin yang pintar dan sangat berdampak pada kehidupan sehari hari kita. Berbagai manfaat juga bisa kita rasakan dalam implementasi Internet of Things di berbagai industri kita beberapa di antaranya:

  • Kesehatan

Dalam sektor kesehatan Internet of Things bisa dimanfaatkan untuk memudahkan rumah sakit yang kita tuju dalam memproses data kita. Misalnya mengecek riwayat kesehatan kita, ataupun penyakit yang sedap di alami, dll.

  • Lingkungan

Dari sektor ini Internet of Things bisa memanfaatkan sensor yang ada pada perangkat yang memilikinya seperti mengecek suhu, kualitas udara, kondisi iklim dan lain sebagainya.

  • Pertanian

Dalam sektor pertanian Internet of Things bisa jadi sangat bermanfaat kepada petani, data yang dikumpulkan bisa digunakan untuk memprediksi cuaca, suhu ataupun potensi hama maupun potensi gagal panen yang bisa saja dialami oleh petani tersebut.

  • Transportasi

Sudah banyak contoh pemanfaatan Internet of Things yang kita saksikan. Contoh yang sedang viral belakangan ini adalah Mobil Tesla yang dapat berjalan dengan sendiri di jalan tanpa kita kendalikan. Dengan memanfaatkan sensor dan juga teknologi satelit mobil tesla dapat dengan aman melaju di jalanan tanpa kita kendalikan sama sekali.

3.     Big Data

Big Data adalah istilah dari kumpulan data yang sangat besar skala maupun volume nya yang tidak dapat di proses menggunakan metode tradisional. Banyak perusahaan baru sekarang yang berfokus dalam teknologi yang satu ini, hal ini dikarenakan potensi yang sangat besar dari Big Data ini dimana saat ini menjadi trend yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan perusahaan besar. Perusahaan yang menyimpan data dalam jumlah besar sudah ada sejak lama namun definisi ini baru di populerkan pada awal 2000-an dengan istilah 3V’s yaitu:

  • Volume

Sejak 2021, manusia menghasilkan 2,5 Quadriliun Bytes Data dalam sehari. Bayangkan jumlah yang sangat luar biasa itu harus di proses dan di simpan oleh perusahaan Big Data. Manusia di prediksi akan menghasilkan total 463 Exabytes data di tahun 2025 yang dihasilkan oleh 5 Milyar pengguna internet. Volume yang besar ini membuat berbagai perusahaan untuk lebih bisa memahami riwayat dan perilaku pelanggan di seluruh belahan dunia. Dengan jumlah data yang besar ini juga menunjang perusahaan untuk berinovasi menciptakan teknologi dalam sistem pengelolaan data yang tidak bisa di lakukan dengan metode tradisional.

  • Velocity – Kecepatan

Setiap manusia di prediksi menghasilkan sekitar 1.7MB data per detik dan jumlah pengguna internet di seluruh dunia di prediksi mencapai hampir 5 milyar pengguna. Velocity mengarah ke kecepatan dalam memproses data mulai dari mencari, menerima sampai mendistribusikan data. Jumlah yang sangat masif ini memaksa perusahaan untuk harus menggenjot kecepatan mereka dalam memproses data yang dihasilkan. Beberapa data yang dikategorikan dalam High-Velocity Data membutuhkan teknik analisa yang lebih spesial seperti menggunakan teknologi terbaru dan sistem algoritma yang cepat. Untuk beberapa industri bahkan Velocity lebih penting dibandingkan Volume karena dibutuhkan kecepatan yang lebih dalam memproses transaksi seperti sektor keuangan dan perbankan.

  • Variety _ Variasi

Jumlah data yang  dikumpulkan sangat bervariasi, mulai dari yang terstruktur hingga tidak terstruktur seperti dari Telepon genggam, Sensor, Media Sosial, dll. Hal ini membuat Big Data semakin menjadi trend apalagi dengan ditambahnya banyaknya variasi data penggunaan telepon genggam di dunia, data seperti lokasi, aktivitas internet juga menambah variasi data

4.     Blockchain

Blockchain adalah istilah dari proses distribusi data yang di program seperti sebuah kubus yang terhubung dengan kubus lain melalui rantai yang terus berkelanjutan untuk tujuan keamanan, kerahasiaan dan kecepatan. Informasi data akan disimpan di setiap kubus lalu di distribusikan ke kubus lain melalui rantai yang menjadi setiap proses terenkripsi yang dimana membuat teknologi ini sangat aman dari peretas. Sejak pertama kali di kenalkan, blockchain terus dikembangkan sebagai teknologi transaksi yang baru untuk mengirim uang karena dinilai sangat aman, cepat dan rahasia. Namun kerahasiaan yang di hasilkan oleh blockchain malah menjadi masalah tersendiri sebab teknologi ini banyak disalah gunakan oleh para kriminal untuk melakukan transaksi.

Blockchain pertama di dunia yang dikenal sebagai Bitcoin sudah menjadi primadona alternatif transaksi di kalangan anak muda di dunia. Proses yang cepat dan mudah turut menunjang perkembangannya. Namun dengan banyaknya pemerintahan yang kurang setuju dengan teknologi ini membuatnya agak sulit untuk berkembang. Hal ini tidak lain tidak bukan disebabkan oleh kerahasiaannya yang membuat pemerintah kesulitan dalam melacak dana yang mengalir di dalam blockchain. Sampai saat ini baru 2 negara didunia yang melegalkan Bitcoin ini yaitu El Salvador dan Republik Afrika Tengah.